Sekolah Ramah Anak dan Lingkungan: Membangun Karakter Siswa yang Peduli di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan konsep sekolah dan lingkungan ramah anak dalam membentuk karakter siswa di Sekolah Indonesia di Kuala Lumpur (SIKL). Latar belakang penelitian ini berawal dari kebutuhan akan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung, khususnya bagi siswa Indonesia yang belajar di luar negeri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi konsep sekolah ramah anak di SIKL tercermin dalam suasana belajar yang terbuka, hubungan yang erat antara guru dan siswa, serta kegiatan belajar yang secara aktif melibatkan siswa. Kegiatan-kegiatan tersebut meliputi pengenalan budaya Indonesia, permainan tradisional, diskusi kelompok, literasi membaca, dan pembacaan Al-Quran. Kegiatan-kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana pembelajaran akademis tetapi juga berperan dalam menanamkan nilai-nilai karakter seperti kerja sama, tanggung jawab, saling menghormati, dan kebanggaan akan identitas nasional. Lebih lanjut, penggunaan metode belajar partisipatif, seperti diskusi dan permainan edukatif, mendorong peningkatan kepercayaan diri dan interaksi sosial di antara siswa. Penerapan konsep ini menunjukkan bahwa pembelajaran di SIKL tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik tetapi juga mempertimbangkan perkembangan sosial dan emosional siswa. Dengan demikian, pembelajaran yang menggabungkan aspek akademik, budaya, dan nilai moral dapat menjadi pendekatan untuk membentuk karakter siswa yang peduli.
Downloads
Copyright (c) 2026 KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Abstract Views: 38 |
pdf Downloads: 38














